ia tidak pernah berbohong, sedikitpun. Ia orang yang patuh terhadap orang tuanya, tidak pernah mengeluh ketika disuruh, selalu berbakti dan taat kepada agamanya ISLAM.
disaat ini ia berusia 20 tahun, tanpa seorang ayah. Sebelumnya 20 tahun lalu, disaat ayahnya masih hidup
Ayah AMIN adalah seorang Profesor tercedas yang pernah ada di dunia, dan dia adalah salah satu Profesor islam ternama diseluruh dunia, ia adalah " Ryan " ryan adalah seorang profesor yang berada di indonesia.
Ia mempunyai sebuah otak yang melebihi manusia, bahkan ia mempunyai sebuah rahasia, rahasia tentang inti bumi dan permukaan. Konon, ryan telah mengetahui sebuah agen ternama bernama 001 ( atau bisa disebut Zero Zero One ) agen dari masa depan ini telah berkoneksi dengan ryan selama beberapa hari, hanya saja perlu kata sandi yang cukup rumit untuk berkoneksi dengan 001. Ryan mempunyai seorang perempuan, perempuan yang ia cintai dia adalah" Shintia An Nur " seorang perempuan yang ia damba dambakan,
shintia sudah menjadi istri dari ryan, dan kini ia sedang mengandung anaknya yang beranjak 9 bulan dan akan melahirkan beberapa hari lagi.
" Aku akan menjadi ayah " kata ryan dengan senyumnya dihadapan shintia, ryan selalu mengusap kepalanya shintia disaat bertemu.
" Besok pagi aku akan kerja, kemungkinan lembur hingga malam hari. Tolong kamu jaga istri saya ya, dengan benar benar baik " kata ryan dengan pembantu perempuannya
" Iya tuan, pasti akan saya jaga dengan baik " kata pembantu perempuan dengan senang hati
Keesokan harinya, ryan pergi bekerja dengan semangatnya ia membawa sebuah sepeda ontel, sepeda yang selalu ia bawa disaat bekerja.
" Sayang, aku pergi dulu ya.. kamu jangan terlalu cape, inget loh kamu sebentar lagi akan jadi ibu. Dan kita akan mempunyai sebuah keluarga yang bahagia " kata ryan dengan nada halusnya sambil tersenyum dihadapan shintia
Shintia selalu tersenyum ketika berhadapan dengan ryan, ia benar benar menjadi seorang istri yang sopan terhadap suaminya.
" Ku dengar dengar, sebentar lagi istrimu akan segera melahirkan? apa benar pak? " kata rekan kerjanya,
ryan menjawab " iya benar, istriku sebentar lagi akan segera melahirkan.. "
" Wah, sebentar lagi ada yang jadi ayah nih hahaha " kata teman kerjanya dengan nada senangnya
ryan tertawa, dan tersenyum dihadapan teman kerjanya. Hari mulai menjadi sore, tepatnya disebuah kediaman rumah ryan, shintia sedang memasak kesukaan ryan, namun tiba tiba perut shintia merasakan kesakitan, kesakitan yang amat sakit. Gelas yang berada disampingnya pecah, karena tersenggol dengan tangan shintia, lantas pembantunya mendengarkan suara gelas pecah dari arah dapur, iapun berlari
" Nyonya, nyonya kenapa?. Saya panggilkan dokter ya? " kata pembantunya dengan panik
" ti..tidak kok bi, aku tidak sakit, agak sedikit sih, aku ingin menelfon suamiku du.. " kata shintia dengan menahan rasa sakitnya sambil memegang perutnya
" iya nyonya sebentar, saya akan telfon suami nyonya " kata pembantunya dengan nada paniknya
shintia dibawa kerumah sakit, disaat itu ryan masih belum dikabari
Setelah ryan pulang " Sayang, kamu dimana.. aku bawa makanan kesukaan kamu nih " kata ryan dengan nada senangnya, ryan mencari shintia. Namun ryan tidak menemukan shintia, sebuah telfon berdering dihandphonenya ryan
Ryan panik, pihak rumah sakit menghubunginya. Lantas tanpa pikir panjang ryan pergi kerumah sakit dimana shintia berada disanah
pada akhirnya ryan sampai ditempat tujuan, berlari dan berlari.. ryan berlari, demi melihat sang istri melahirkan
ketika ryan sampai dipintu tempat shintia berada, ryan mendengar suara tangisan bayi. Haru yang ia rasakan saat ini, pada akhirnya ryan tersenyum menangis, dan mencium kening shintia " Maaf.. " kata ryan dengan wajah sedihnya, shintia tersenyum. Lantas ryan mengadzankan bayinya dan memberi sebuah nama
" Nak, kamu harus menjadi anak yang baik, patuh terhadap orang tua, rajin, pintar dan yang paling penting.. janganlah kamu berbohong sedikitpun, ayah akan menamaimu AL AMIN, yang artinya sebuah kejujuran. Kamu akan selalu dipercayai oleh teman temanmu, sahabat sahabatmu bahkan orang orang yang kamu sayang. "
Tunggu season selanjutnya ya, maaf gak bisa dipanjangin. Penulisnya lagi kecapean nih hihihi..
Terimakasih buat kalian yang mau baca postingan ini, dan jangan lupa Share dan koment tengkiyuuu
Writer :
0 comments:
Post a Comment