Cincin itu bernama DIN'S sebuah cincin bersejarah pada abat ke 5, karena berkat cincin itu seluruh monster telah ditaklukan oleh manusia hingga pada akhirnya manusia yang berjaya diseluruh dunia.
Lalu bagaimanakah dengan cincin itu?, apakah cincin itu akan menjadi wabah baru bagi manusia yang bisa mengendalikan kekuatannya
dan siapakah pembuatan cincin itu?, bagaimana jika cincin itu ada hingga diabat ini? abad ke 21?
apakah seluruh dunia akan mencarinya kembali?, apakah akan ada peperangan kembali?
entahlah, cerita ini akan dilanjutkan kembali dengan sebuah tangan dari si penulis yang gak jelas.
Abad ke 21, teknologi menjadi pusat perhatian seluruh manusia didunia ini. Banyak berbagai jenis jenis dari teknologi pada abad ke 21. Namun manusia masih tidak menyadarinya dampak dari teknologi itu
Seorang profesor telah menciptakan sebuah mesin waktu, dimana mesin waktu itu bisa pergi kedemensi lain, demensi waktu. ia adalah Prof. Kay, terlahir dengan tangan satu namun sekarang prof sudah memiliki tangan robot. Tangan yang lebih cepat digunakan dari tangan manusia.
Prof Kay pergi ke abad 10 untuk melihat dunia dizaman itu, namun prof kay tidak bertemu apa apa pada abad ke 10. Hanya sebuah kecauan saja, bekas bekas dari peperangan diabad ke 5. Melihat sebuah gunung yang terbelah begitu saja, melihat sebuah laut dengan banyaknya kepala tengkorak dari manusia serta tulang tulang yang tersisa dilautan kering. Sebuah telapak besar berukuran 24x dari ukuran manusia biasa.
Banyak beberapa senjata yang jatuh ditanah, prof mengambilnya dengan tangan kanan. Prof juga menemukan sebuah kastil, yang hanya sisah setengahnya saja.
Prof juga tidak menemukan kehidupan disekitarnya, dalam beberapa menit prof melihat sebuah asap dari arah hutan yang dalam. Lantas tanpa pikir panjang prof mengarah ke arah asap yang berada dihutan dengan sebuah senjata yang ia pegang ( senjata yang baru ia temukan disekitar daerah itu )
Tak disangka sangka profesor menemukan sebuah kehidupan, sebuah rumah diatas pohon.
" A..APA!!? INIKAN?, BANGSA VIKING! "
0 comments:
Post a Comment